Perkembangan Emosi dan Sosial Bayi

Dalam masa perkembangan dan pertumbuhan bayi, tidak hanya perkembangan fisiknya saja yang penting, perkembangan emosi dan sosial bayi pun perlu dan sangat penting untuk diperhatikan. Nantinya, si kecil akan tumbuh dan terus berhadapan dengan situasi dan lingkungan sosial yang lebih luas. Sebagai orangtua, tentu kita perlu membekali pendidikan emosi dan sosial sedini dan sebaik mungkin.

Image: Plengdut.com

Penulis “Raising Your Child”, Jamie Loehr dan Jen Meyers merekomendasikan sejumlah aktivitas yang dapat orangtua lakukan untuk membantu bayi menghadapi situasi sosialnya. Dengan melakukan kegiatan-kegiatan ini, nantinya bayi diharapkan akan tumbuh dan berkembang dengan emosi dan sosial yang optimal. Aktivitas-aktivitas ini akan sangat pas jika diterapkan pada bayi usia 9-12 bulan.

Berikut ini cara meningkatkan perkembangan emosi dan sosial bayi yang bisa dilakukan:

Membuat Bayi Tertawa

Bayi pada usia 9-12 bulan sangat mudah dan senang sekali tertawa. Cobalah untuk memasang wajah konyol di depan mereka, atau membuat suara lucu ataupun memakai sesuatu yang dapat membuat mereka tertawa. Selain itu, lakukanlah sesuatu yang dapat menunjukan atau mengekspresikan rasa sayang Ibu kepada mereka, misalnya dengan menciumnya, mendekap dan memeluknya dengan penuh kasih sayang. Sentuhan yang Ibu berikan padanya akan sangat berarti baginya.

Membacakan Buku Cerita

Bayi dan anak-anak naturalnya memang menyukai hal-hal yang berwarna, mereka juga menyukai suara-suara menenangkan dari orangtuanya. Pilihlah buku dengan warna dan gambar yang beragam, bacakan cerita untuknya dengan nada dan mimik wajah yang lebih berekspresi, itu akan membuatnya lebih merasa tertarik. Ibu juga dapat mengajaknya bertemu orang-orang baru agar kemampuan sosialnya semakin terasah dan membuatnya terbiasa dengan lingkungan di sekitarnya.

Merespon ocehannya

Saat si kecil mulai mengoceh, meski kita tidak mengetahui apa yang ia katakan, tetap berikan mereka respon atau jawaban. Ibu juga dapat mengajaknya ngobrol seakan-akan ngobrol dengan teman lama. Dengan cara ini, akan membantu perkembangan kemampuan berbahasa si kecil.

Memperhatikan perasaannya

Saat si kecil sedih atau bahagia, cobalah untuk selalu mendampinginya. Usahakan agar ia tau bahwa orangtuanya akan selalu bersamanya kapanpun. Kehadiran seorang Ibu di sisinya sangat penting melebihi apapun. Ketika ada orang baru yang mendekatinya, tetaplah berada di dekatnya dan jangan menjauh. Biasanya bayi perlu penyesuaian saat bertemu orang baru.

baca juga bunda:Perkembangan bayi dari usia 1 hingga 7 bulan

Mengajak Bernyanyi

Saat bayi mendengar suara atau alunan musik, biasanya ia akan langsung meresponnya dengan menggerakan tubuhnya. Ajaklah ia bernyanyi sambil menari. Ibu juga dapat menggunakan nyanyian yang dapat menambah kosakatanya, misalnya dengan menyanyikan nama-nama bagian tubuh atau benda-benda di sekitar.

Demikian bunda cara sederhana yang ibuhamil.info berikan untuk menjaga perkembangan emosi dan sosial bayi yang bisa dilakukan. Semoga bermanfaat dan bisa diterapkan agar perkembangan emosi dan sosial bayi tumbuh dengan baik.

Tags: