Home ยป Menjadi Blogger adalah Panggilan Jiwa

Menjadi Blogger adalah Panggilan Jiwa

Saya punya teman sekaligus mentor saya di dunia perblogan. Sebut saja inisialnya Omali.

menjadi blogger adalah panggilan jiwa

Belakangan ini, Omali ganti nama di Facebook menjadi Ari Maulana. Saya gak ngerti maksud dia apa pake ganti nama segala.





Yang saya pelajari dari Omali, ngeblog itu bukan semata-mata cari uang. Ngeblog itu panggilan jiwa. Serius.Dulu sekali, omali ini manajer akuntansi di sebuah LSM dimana saya jadi peneliti. Mengikuti jejak omali, saya sekarang kerja di bagian keuangan.

Nggak tahunya, yang saya ikuti jejaknya malah resign dan banting setir menjadi blogger. Apakah saya perlu resign juga, bang? (Nanya Omali)

Omali ini, selain menguasai niche blog tertentu, dia punya pekerjaan sampingan: ingin menguasi keyword-keyword ‘begituan’! (sambil tarik nafas dalam2).

Dan dia sangat bangga kalo ada keywordnya tentang ‘begituan’ jadi pejwan atau nongol di halaman pertama Google.

Sebelum Anda berpikiran ngeres, baiklah saya lanjutkan. Omali ini ingin menguasai keyword begituan, bukan dengan menulis begituan, tapi justru memberi pesan bahwa begituan sangat merusak.




Dia pernah bilang, semoga kalo ada orang yang nyari begituan di internet, terus nemu blognya omali, terus kapok cari yang begituan dan bertobat. Dengan begitu, omali bisa dapat pahala kebaikan..

Lihat, semua bukan tentang uang. Meskipun kalo ternyata dapat uang banyak dari blog, ya Alhamdulillah.

Sedikit beda dengan omali, tujuan saya ngeblog adalah memberi informasi yang benar dan pengetahuan yang bermanfaat.

Kalau Anda cermati, banyak informasi yang tidak benar di internet. Dalam arti, tidak ditulis oleh orang yang memiliki kepakaran di bidangnya.

Sebagai contoh, coba Anda cari “cara menurunkan berat badan”. Yang muncul bukanlah tulisan dari dokter, tetapi dari blog antah berantah yang mencomot info dari tempat lain. Dan ini berbahaya menurut saya.

Makanya, saat menulis untuk blog, sebisa mungkin saya membaca banyak literatur. Karena menulis itu sudah semestinya sepaket dengan membaca.

Sebagai contoh, saya ngeblog di bidang akuntansi, maka saya membaca artikel dan buku-buku akuntansi. Bahkan, saya juga membeli buku dari IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) agar apa yang saya tulis up to date. Pun demikian untuk blog saya yang lain.

Sebagai penutup, saya hanya ingin mengingatkan. Buat Anda yang berprofesi sebagai guru, dosen atau akademisi, dokter, engineer dan kepakaran-kepakaran yang lain, cobalah ngeblog.

Bagilah pengetahuan Anda dan berilah informasi yang benar, bermanfaat dan tidak menyesatkan.

Jangan sampai internet ini dikuasai oleh para pencari dollar yang menghalalkan segala cara meski dengan mengabaikan nalar.




Misalnya, di Facebook suka ada yang bikin status seperti ini…

Klik angka 8 di kolom komentar, dan lihat status ini bisa joget-joget dan Anda bisa masuk surga.


Comments

Menjadi Blogger adalah Panggilan Jiwa — 13 Comments

  1. saya masih mencari jati diri mas hahah ^^”
    masih bingung cari main topic blog nya

    blog nya mas untung rapi bgt ya, kayanya saya perlu nyeret suami kesini biar bisa dirapiin begini

Leave a Reply