Batu akik pancawarna garut bersetifikat

Batu akik pancawarna garut bersetifikat : souvenir delegasi KAA – dalam rangka peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 yang di selenggarakan di kota Jakarta 19-23 April dan di kota Bandung 23 April, Masyarakat kota Garut Jawa Barat mempersembahkan souvenir bagi delegasi Konferensi berupa batu akik pancawarna.

Image: http://ciragil.blogspot.com

Saat ini telah di sediakan 120 Liontin cantik Batu akik pancawarna dan telah di sertifikasi oleh pakar geologis, bapak Ir.Sujatmiko. dengan adanya sertifikat ini, maka para penerima souvenir bisa mengenal dengan baik batu asli Indonesia ini. Dari 120 liontin yang di siapkan tersebut, 109 diantaranya nanti adalah sebagai souvenir bagi delegasi KAA dan sisanya sebagai cadangan jika ada batu yang rusak atau bentuknya tidak utuh.

Untuk mempercantik dan memperindah souvenir batu akik pancawarna ini maka batu ini di hiasi dengan batangan logam perak serta ikatan dari kulit asli yang dihasilkan pengerajin garut.Batu akik pancawarna garut yang indah ini, jika di jual di pasaran normal berharga sekitar antara 10 hingga 15 juta, tetapi untuk mengangkat nama bangsa dan demi Negara, maka masyarakat garut mempersembahkan secara gratis bagi para delegasi KAA.

Batu pancawarna yang di gunakan untuk souvenir ini, menurut beberapa sumber online, di datangkan dari Gunung kencana, Desa Sukarame Kecamatan Caringin, Garut Selatan Jawa Barat, dengan berat bongkahan sekitar 60 kg seharga 300 juta.

Sebelum menjadi liontin yang indah, bahan bongkahan batu pancawarna ini, melalui beberapa proses tahapan yang cukup panjang yaitu Proses pembelahan bongkahan batu, di lanjutkan dengan pemotongan dan pengepingan batu, untuk proses selanjutnya berupa pembodian, penggosokan dan akhirnya pemolesan hingga mengkilap.

Sebagai informasi ilmiah, batu pancawarna garut yang indah ini merupakan batuan fosil kayu yang telah tertimbun dalam tanah jutaan tahun silam.Semoga Konferensi Asia Afrika ke-60 ini bisa berjalan dengan baik dan membawa kemajuan bagi semua bangsa dan khususnya bagi bangsa Indonesia.

Tags: