Ada Rahasia di Balik Bantal

Bantal adalah salah satu perlengkapan rumah yang selalu Anda gunakan setiap hari. Satu paket dengan guling, kasur dan selimut, perlengkapan tidur yang selalu Anda gunakan tiap hari tersebut ternyata sering tidak diperhatikan. Padahal bantal sangat penting untuk diperhatikan dan dijaga kebersihannya. Bantal memang hampir selalu terlihat bersih sehingga Anda sangat jarang mengganti sarung bantal yang Anda gunakan. Ternyata, di balik bantal yang terlihat bersih tersebut, bantal yang Anda gunakan menyimpan berbagai kuman yang mungkin bisa mengganggu kenyamanan tidur Anda. Meski tidak memberikan dampak yang serius bagi kesehatan Anda, kuman-kuman tersebut tentunya akan membuat Anda jijik. Berikut beberapa fakta yang ada pada bantal yang Anda gunakan.

Image: Kaskus
  • Sel kulit mati. Ketika Anda tidur, waktu tersebut adalah saat bagi kulit untuk beregenerasi. Setiap menitnya Anda bisa mengeluarkan ribuan sel kulit mati yang mengelupas dari tubuh. Pengelupasan sel kulit mati tersebut secara konstan terjadi setiap hari dan tentunya akan tertinggal di bantal Anda. Selain sel kulit mati, tubuh Anda juga akan meninggalkan ketombe ke bantal Anda. Bisa Anda bayangkan jumlah sel kulit mati dan ketombe yang ada di balik bantal Anda?
  • Kutu debu. Kutu debu atau biasa juga disebut dengan tungau debu sangat menyukai tempat-tempat yang gelap dan hangat. Hewan tersebut sejenis laba-laba dan sangat sering berkembang biak hingga mati di dalam bantal. Jumlahnya pun sangat banyak di balik bantal Anda.

Ganti sarung bantal Anda secara teratur dan periksa kebersihan bantal Anda.

  • Bakteri binatang. Bagi Anda yang memiliki binatang peliharaan, binatang peliharaan Anda pasti pernah bermain-main di dalam kamar tidur Anda. Walaupun Anda tidak tidur dengan peliharaan Anda, namun bakteri yang berasal dari sel kulit mati binatang Anda bisa saja menempel di balik bantal Anda. Bila Anda tidak rajin membersihkan bakteri tersebut sesegera mungkin dan secara rutin, Anda akan lebih berisiko untuk terinfeksi bakteri. Hal itu tentunya akan mengganggu kesehatan Anda.
  • Beberapa penelitian menyatakan bahwa bantal yang kita gunakan merupakan habitat yang sangat cocok bagi pertumbuhan jamur. Ribuan jamur ditemukan pada tiap bantal yang dijadikan sampel penelitian. Kondisi bantal yang lembab karena keringat dan hawa panas yang keluar dari tubuh kita saat tidur, membuat jamur akan lebih cepat tumbuh.

Untuk menghindari kehadiran berbagai macam bakteri, jamur dan kuman yang mungkin ada pada bantal Anda, Anda harus rajin-rajin membersihkan dan mengganti sarung bantal Anda. Gantilah sarung bantal yang Anda gunakan setiap maksimal dua minggu sekali. Selain itu, Anda juga perlu menjemur bantal secara rutin. Selain pada bantal, Anda juga harus rajin mengganti dan menjemur guling, kasur, sprei dan selimut secara rutin untuk mengurangi risiko gangguan yang disebabkan oleh perlengkapan rumah tangga tersebut.

Tags: