Apakah Sikat Gigi yang Anda Lakukan Sudah Benar

Banyak orang yang menyalahartikan bahwa powered tooth brush jauh lebih baik dari pada sikat gigi biasa. Meskipun sikat gigi listrik membuat proses lebih mudah, tidak ada bukti dari dokter gigi yang menunjukkan sikat gigi listrik secara signifikan lebih baik dalam membersihkan gigi Anda.

Ada berbagai jenis sikat gigi, oleh sebab itu kita harus pintar-pintar dalam memilih sikat gigi yang cocok untuk kita, seperti:

  1. Pilihlah sikat gigi berbulu lunak, karena sikat gigi dengan bulu yang keras dapat meyebabkan gingival recession atau dapat merusak gusi Anda.
  2. Kepala sikat harus kecil dan memungkinkan untuk secara efektif membersihkan daerah yang sulit dicapai pada gigi.
  3. Gagang harus nyaman ketika digenggam.

Menyikat gigi secara teratur sangat penting dalam mencegah kerusakkan gigi dan penyakit gusi. Menyikat gigi menghilangkan bakteri plak gigi yang menyebabkan penyakit mulut.

Banyak sekali orang yang tidak mengetahui bagaimana cara sikat gigi yang benar. Tidak perduli seberapa sering Anda menyikat gigi, sejumlah bakteri akan tetap tertinggal di mulut. Tahukah Anda, bahwa pertumbuhan plak gigi dimulai lagi saat Anda berhenti menyikat gigi.

Berikut cara sikat gigi yang benar:

  1. Tempatkan sikat gigi Anda di sebelah gigi sehingga terletak pada gumline (titik dimana gigi dan gusi bertemu), membentuk sudut 45 derajat dari gigi dan gusi.
  2. Pindahkan sikat gigi dari gusi ke ujung gigi untuk memindahkan plak gigi jauh dari garis gusi.
  3. Gerakkan sikat dengan lembut bolak-balik berulang kali.
  4. Setelah menyikat satu persatu gigi, lakukan hal serupa pada semua permukaan luar gigi begitu juga pada bagian dalam.
  5. Sikat permukaan gigi untuk mengunyah dengan gerakkan horizontal.
  6. Ludahkan pasta gigi dan bilas mulut Anda dengan air atau obat kumur.

Kesehatan gigi sangat penting, oleh sebab itu, lakukanlah perawatan gigi secara benar dan teratur. Ganti sikat gigi anda setiap tiga bulan sekali, dan jangan lupa periksakan gigi Anda ke dokter setiap enam bulan sekali, untuk mencegah penyakit mulut berkembang.