Kurangi Konsumsi Permen Manis

Gigi merupakan organ tubuh yang memiliki beberapa fungsi dan berhubungan dengan organ lain walau sebagian orang tidak menyadarinya. Gigi yang putih, sehat, dan kuat akan mendukung fungsi organ yang lain, demikian pula sebaliknya jika gigi sakit dan rusak akan mengurangi fungsinya bahkan bisa menjadi sebab sakitnya organ tubuh yang lain karena syaraf pada gigi berhubungan dengan syaraf organ yang lain seperti jantung, mata, perut, otak, dan lain-lain. Sehingga tidak heran jika seseorang akan sangat menderita ketika giginya sakit.

Namun sayangnya tidak semua orang memiliki kesadaran untuk merawat giginya dengan menjaga kebersihannya. Jika dirasa giginya tidak terasa sakit dan masih kuat maka dia mengira giginya sehat-sehat saja, padahal belum tentu demikian. Salah satu hal yang paling sering menyebabkan kerusakan pada gigi adalah makanan. Banyak orang yang menyepelekan hal ini, misalnya dengan mengkonsumsi makanan atau minuman yang terlalu dingin atau terlalu panas, terlalu asam, atau makanan yang banyak mengandung gula seperti susu kental manis, permen manis, dan coklat.

Untuk anak-anak yang belum bisa menjaga kesehatan giginya, sebaiknya mengurangi mengkonsumsi permen manis. Bahaya gula yang berlebih pada tubuh telah terbukti, selain menyebabkan kegemukan juga dapat menyebabkan penyakit diabetes melitus serta merusak gigi. Kandungan gula pada permen manis sangat tinggi karena permen manis dibuat dengan bahan dasar gula pasir dengan tambahan esen atau perisa buah-buahan. Gula yang menempel pada gigi akan membuat bakteri berkembang biak di situ karena mendapat makanan. Aktivitas bakteri akan menghasilkan asam yang sedikit demi sedikit merusak gigi dengan mengikisnya. Pada anak-anak biasanya gigi tampak coklat kehitaman kemudian terkikis sedikit demi sedikit hingga habis. Tidak jarang pula mengakibatkan gigi berlubang.

Setelah selesai makan pasti ada sisa-sisa makanan yang tertinggal di gigi. Selain membuat tidak nyaman, juga bisa membuat kuman-kuman betah tinggal di situ. Kuman-kuman itu membusukkan sisa-sisa makanan sehingga menyebabkan aroma yang tidak enak. Permen manis biasanya bersifat keras, ulet, dan sangat menempel di gigi sehingga sulit untuk dibersihkan meskipun dengan sikat gigi. Ketika mengkonsumsi permen manis sebaiknya tidak dikunyah tapi cukup dikulum sampai larut semua supaya tidak tertinggal di gigi.

Sisa-sisa makanan yang tidak hilang dengan menyikat gigi akan menempel pada gigi, lama kelamaan menumpuk di pangkal-pangkal gigi baik yang atas maupun yang bawah menjadi karang gigiyang keras dan berwarna kuning kecoklatan. Jika sudah menjadi karang gigi maka perlu bantuan dokter gigi untuk membersihkannya, biasanya karang gigi dilunakkan dahulu dengan suatu zat baru kemudian dibersihkan.

Karang gigi mungkin tidak begitu terasa mengganggu karena memang tidak terasa sakit sehingga kadang-kadang tidak disadari keberadaannya. Berbeda dengan gigi berlubang, ini akibat kurang menjaga kebersihan gigi. Biasanya terjadi pada anak-anak, namun tidak jarang pula dialami orang dewasa. Gigi berlubang yang disertai rasa sakit menandakan bahwa syaraf pada gigi telah terserang. Kadang-kadang disertai bengkak pada gusi sehingga tampak dari luar pipi ikut bengkak. Jika sudah demikian sebaiknya segera periksa ke dokter gigi sebelum sakitnya bertambah parah dan organ yang lain merasakan dampaknya.

Tags: