Tak Ada Lagi Alasan Untuk Tidak Segera Memulai Trading

Biasanya ada beberapa alasan yang menyebabkan orang enggan atau
menunda-nunda keinginan untuk segera terlibat dalam dunia trading di pasar finansial.

Image: Enterpreneur.com

Namun sebenarnya ada jawaban untuk setiap alasan yang mungkin
melatarbelakangi keengganan Anda untuk segera memulai trading. Saya berhasil mengumpulkan setidaknya lima alasan yang sering menghalangi orang untuk segera ikut berselancar di gelombang pasar finansial yang menjanjikan sejuta pengalaman yang mendebarkan dan mengasyikkan.

1. Aduh, saya tak punya waktu

Adalah suatu pemahaman yang salah jika Anda menganggap bahwa aktivitas trading menuntut setiap detik dalam hidup Anda agar bisa terus menerus berada di depan komputer. Ya, memang ada sebagian trader melakukan hal tersebut, bahkan bisa dikatakan setiap waktu mereka menghabiskan waktu di depan komputer kecuali jika mereka sedang tidur.
Bahkan tak jarang ada yang sering tertidur di depan komputer mereka. Bukan, bukan seperti itu cara trading yang benar.

Anda bisa mencoba beberapa gaya trading semisal swing trading atau position trading. Jadi meskipun Anda memiliki pekerjaan utama dan itu bukan trading, Anda tetap bisa mencoba untuk memaksimalkan sisa waktu yang Anda miliki untuk trading.

Katakanlah, satu atau dua jam setelah makan malam. Misalnya Anda tiba di rumah sekitar pukul 19.00 WIB, lalu menghabiskan waktu satu atau dua jam untuk makan malam dan bercengkerama dengan keluarga Anda, maka Anda bisa memanfaatkan waktu dari pukul 21.00-22.00 WIB untuk duduk sebentar di depan layar monitor, menganalisa chart dengan menggunakan time frame 4 jam atau harian.

Setelah Anda bisa menemukan support dan resistance, Anda bisa memasang limit atau stop order, lalu Anda bisa melanjutkan malam dengan menonton HBO atau menutup hari itu dengan tidur yang nyenyak.  Mungkin tidak akan mudah, namun masih memungkinkan untuk bisa dilakukan.

2. Ah, biayanya terlalu mahal

OK, ini adalah alasan yang bisa dimengerti. Bisa dimengerti namun kurang bisa diterima. Salah satu hal menarik dalam dunia trading online adalah bahwa Anda bisa membuka account demo tanpa perlu mengeluarkan biaya sepeserpun. Namun untuk apa berhenti di akun demo jika Anda memiliki potensi untuk benar-benar memproduksi dollar demi dollar ke dalam akun
Anda?

Saat ini Anda bisa dengan mudah memperoleh informasi mengenai cara trading yang aman dan profitable di internet. Bahkan banyak broker menyediakan materi edukasi didukung oleh tim pengajar yang selalu siap
membantu Anda untuk mempelajari seluk beluk dunia trading dan Anda akan dibimbing sampai Anda bisa trading sendiri. Fasilitas seperti itu seharusnya membuat dana yang Anda keluarkan akan menjadi murah.

3. Saya tidak suka resikonya, terlalu besar

Bisnis seperti apa pun selalu menjadi terlalu beresiko JIKA tidak dibarengi dengan latihan dan pengetahuan yang cukup. Banyak orang gagal memahami bahwa sebenarnya trading tidaklah memiliki resiko yang lebih besar daripada bisnis atau investasi lain. Sekali lagi, bisnis atau investasi dalam bentuk apa pun pasti memiliki resiko. Pasti. Tidak mungkin tidak.

Namun kunci untuk meraih keuntungan adalah apakah Anda bisa mengelola resiko yang ada dengan mempersiapkan sebanyak mungkin skenario dan strategi atau tidak. Juga apakah Anda bisa mengontrol emosi Anda atau tidak. Jika Anda benar-benar pemula, Anda bisa mulai dengan memahami konsep manajemen resiko dulu sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi semisal menggunakan sistem trading dan sebagainya.
Resiko selalu ada dalam setiap hal yang kita lakukan dalam hidup ini. Musibah bisa terjadi kapan saja. Yang bisa kita lakukan untuk menghindari musibah adalah mengelola setiap langkah kita agar sebisa mungkin kita tak perlu mengalami musibah dalam kehidupan kita. 

4. Dana saya aman atau tidak?

Jangan-jangan penipuan berkedok investasi seperti yang lain?
Kekhawatiran seperti ini bisa dimengerti, namun satu hal yang selalu menjadi modus operandi penipuan berkedok investasi adalah mereka selalu menjanjikan keuntungan yang fantastis. Kalimat yang didengung-dengungkan adalah semisal “jaminan profit minimal 90% sebulan” atau yang senada dengan itu.

Berhati-hatilah dengan oknum yang menawarkan hal-hal seperti itu pada Anda. Broker yang asli senantiasa mengingatkan Anda bahwa ada resiko yang menyertai setiap potensi profit dalam transaksi yang Anda lakukan.
Seperti industri finansial lainnya, penipuan berkedok investasi pun sebenarnya memiliki pola-pola yang mirip. Bahkan ada yang meminta Anda untuk mencari investor lain agar bonus keuntungan yang akan Anda dapatkan semakin besar.

Berhati-hatilah pada bentuk penipuan semacam ini. Sudah banyak yang menjadi korban. Silakan berkonsultasi dengan kami jika Anda mendapat penawaran-penawaran yang heboh bertudung investasi.

5. Terlalu rumit, bukan untuk saya

Dari semua alasan yang ada, mungkin inilah alasan yang paling tidak bisa diterima.  Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, internet telah menjadikan kita bisa mengakses informasi sebanyak yang kita mau. Jika Anda bisa “memata-matai” orang yang Anda taksir dan Anda bisa tahu apa hobinya, di mana ia biasa makan siang dan lain-lain, maka dengan cara yang mirip Anda pun bisa mencari tahu bagaimana membuat trading menjadi sederhana. Memang mungkin ada beberapa konsep yang bisa cukup membingungkan bagi sebagian orang. Namun jika Anda memang benar-benar mau, segeralah mulai belajar dengan mebuka account demo terlebih dahulu