5 Alasan Mengapa Sukses Awal di Forex Lebih Buruk dari Kegagalan di Awal

Sebelum masuk lebih dalam ke dunia trading forex, satu hal yang harus dipahami yaitu loss merupakan bagian dari trading. Di dalam kenyataannya anda akan memahami bahwa lebih banyak “loosing trader” dibanding “winning trader”. Hal ini bukan dikarenakan tradingnya yang salah tapi trader itu sendiri yang salah. Meski demikian hal yang harus anda perhatikan yaitu teruslah asah kemampuan trading anda dan masuklah pasar dengan hati hati, di dunia trading ini tidak ada yang instan, kita tidak bisa menjadi kaya raya dari trading seperti sulapan karena untuk menjadi trader yang sukses dibutuhkan mental yang kuat serta memahami trading yang sebenarnya.

Image: Bingkai Berita.com

Biasanya seorang pemula yang baru terjun di dunia trading dan saat di awal awal mengalami kesuksesan dalam artian satu kali trading bisa profit lalu trading yang kedua juga mengalami profit, ketiga, keempat, kelima juga bisa profit. Hal ini membuat kita sangat percaya diri. Kepercayaan diri itu sangat penting tetapi apabila terlalu percaya diri bisa membunuh kita. Karena disaat kita bisa profit dalam lima kali trading berturut turut kepercayaan diri yang tumbuh dan besar membuat kita terlalu sombong dan merasa kita tidak terkalahkan, dan disaat itu masalah akan mulai muncul.

Dibawah ini beberapa hal yang mungkin bisa membuat anda terlalu percaya diri yang bisa membawa anda menjadi angkuh dan sombong :

1.Volume Trading Yang Besar, 

Disaat anda merasa mempunyai modal yang cukup besar, biasanya yang dilakukan yaitu akan menggandakan lot yang digunakan dengan tujuan agar bisa mendapatkan keuntungan yang langsung besar. Disaat inilah yang disebut dengan serakah. Apakah anda tidak memikirkan apabila analisa anda salah maka kerugian anda juga akan jauh lebih besar ?

2.Terlalu Sering Masuk Pasar, 

Sering kali ada yang beranggapan trading itu bertujuan untuk mendapatkan uang, lebih sering trading akan lebih sering mencetak uang. Namun sekali lagi seperti diawal yang sudah saya sebutkan loss merupakan bagian dari trading forex juga, jadi apakah tidak anda pikirkan ketika lebih sering trading kemungkinan anda mengalami loss juga semakin besar. Alangkah bijak sebelum kita trading kita mempunyai trading plan kira kira dalam satu hari seberapa besar keuntungan yang kita harapkan, apabila dalam satu kali trading target kita sudah tercapai maka pada hari itu akan lebih baik anda cukupkan trading anda dan silahkan melakukan aktivitas yang lain jangan terfokus pada trading saja, apalagi muncul dalam benak anda ingin bisa mendapatkan profit yang besar.

3.Memindahkan Stop Loss, 

Ini juga merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh para trader pemula yaitu memindahkan stop loss atau batasan kerugian yang sudah kita tetapkan diawal. Hal ini biasanya disebabkan kita yang belum bisa menerima kerugian, kita yang tidak bisa menerima kalau analisa kita salah karena kita terlalu percaya diri seperti diawal tadi. Apalagi jika kita merasa mempunyai modal yang besar dimana akan muncul perasaan “ah, modal saya masih lebih dari cukup untuk menahan floating minus”, hal yang harus anda ingat saat anda mengalami kerugian dalam jumlah besar maka untuk mengembalikan kerugian anda tersebut tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, ingat kita tidak bisa memastikan kemana market akan bergerak.

4.Mengabaikan Trading Plan yang Sudah Anda Susun, 

Sebelum trading anda sudah menyusun suatu trading plan berapa target anda berapa batas kerugian anda lalu strategi apa yang akan anda gunakan. Tetapi itu semua akan sia sia apabila anda tidak disiplin dan mulai serakah.

Tidak disiplin disini terbentuk karena kita tidak bisa menerima atau tidak memahami bahwa loss merupakan bagian dari trading ini, jadi jangan berharap setiap kali trading forex anda pasti profit yang ada yaitu dalam setiap kali trading pasti akan mengalami yang namanya loss tinggal seberapa besar loss yang sanggup kita tanggung.

Sementara serakah disini akan muncul apabila karena kepercayaan diri kita yang terlalu besar membuat kita besar kepala dan menjadi sombong dan pada akhirnya melupakan target yang sudah kita tetapkan. Karena merasa kita pandai maka kita ingin profit yang lebih besar.

Jadi akan lebih enak apabila di awal kita bisa profit sesuai dengan target kita dan menerima setiap kerugian yang sudah kita tetapkan daripada profit dalam jumlah besar dan dalam waktu singkat tapi membuat kita lupa diri yang pada akhirnya akan membunuh diri kita sendiri.

Bagaimana menurut anda ???

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *