Recharge Your Weekend

Setelah lima hari kerja, kita butul weekend bual ‘isi ulang’ ter dan pikiran, dong!

Buat karyawan supersibuk seperti kita, akhir pekan (plus tanggal merah) merupakan berkah tersendiri. Soalnya, nih, kita bisa bersantai dan bersenang-senang – kecuali mungkin mereka yang bekerja di bidang jasa dan hiburan, ya.

Kalau memang waktu istirahat kita dari urusan kantor setiap minggu terbatas, manfaatkan aja weekend untuk recharge tenaga dan pikiran. Jadi, nggak ada alasan I don’t like Monday lagi, dong….

Yakin, deh, semua karyawan selalu menantikan akhir pekan – meski hari Senin baru aja dimulai, he he. setiap orang perlu break dari rutinitas. Karena itu, week-end penting untuk mengisi ulang tenaga dan pikiran.

Bekerja dari Senin hingga Jumat biasanya menguras tenaga dan pikiran. Seperti mesin, otak dan fisik manusia juga butuh waktu istirahat. Makanya weekend seharusnya diisi kegiatan menyenangkan

Saat kita melakukan sesuatu yang menyenangkan, dijamin tubuh dan pikiran juga bakal lebih rileks. Nggak perlu muluk-muluk dulu pergi ke luar kota setiap akhir pekan.

Bangun agak siang dibandingkan hari kerja biasanya atau sekadar nonton tayangan infotainment (nonstop!) aja bisa bikin kita happy, kok.

Semua kegiatan yang dipilih kembali ke pribadi masing-masing. Mau pergi bersama keluarga, atau hang out bareng teman-teman, terserah aja. Intinya, lakukan kegiatan untuk benar-benar refreshing.

Atur strategi

Sebaiknya kita memilih kegiatan yang nggak menguras tenaga dan pikiran saat akhir pekan. Kalau tetap nekat maksain diri, kita juga yang nantinya rugi sendiri.

Jangan pernah lupa menyisakan slot waktu untuk istirahat sebelum kembali ke kantor. Ini juga berlaku buat mereka yang suka dengan kegiatan yang melelahkan.

Misalnya, nih, kita hobi banget bertualang ke alam terbuka sebagai pelarian rutinitas. Mendingan lakukan kegiatan tersebut pada hari Sabtu, sehingga di hari Minggu kita punya cukup waktu untuk mengembalikan kebugaran.

Kalau Sabtu sudah refreshing pikiran, maka Minggu tinggal mengistirahatkan tubuh. Minimal, sih, fisik tetap beristirahat pada Minggu sore atau malam sebelum ngantor.

Biarpun cuma tersisa 6 jam, pastikan tubuh kita beristirahat di akhir pekan daripada sakit dan menyiksa diri sendiri. Cerdas mengatur jadwal bikin waktu istirahat yang minimal jadi bermanfaat maksimaldan kerja pun lebih semangat – percaya, deh!

Mendingan Cuti!

Kita sebaiknya mengambil cuti tahunan kalau akhir pekan dan tanggal merah sudah nggak mampu mengatrol semangat kerja. Biasanya, sih, hal ini diakibatkan kejenuhan yang sudah bertumpuk, baik terhadap pekerjaan maupun rutinitas harian.

Solusinya adalah berlibur dalam waktu agak panjang – misalnya seminggu – untuk menyegarkan pikiran dan tenaga. Usahakan melihat dan merasakan kehidupan berbeda dari apa yang kita hadapi selama ini supaya dapat pencerahan lagi.

3 Ide Isi Ulang Saat Weekend

Kegiatan yang menyenangkan nggak melulu harus menghabiskan uang. Banyak kegiatan yang bisa kita pilih sesuai kemampuan fisik dan budget, di antaranya:

1. Main ke Toko Buku yang Tenang

Ini termasuk salah satu cara ampuh buat mengistirahat-kan pikiran. Hindari dulu rak buku-buku ‘berat’ kalau nggak pengen tambah pusing. Sebagai gantinya, kita bisa mampir ke bagian majalah atau komik, kan. Malas melihat deretan huruf? Cek aja bagian ATK yang nggak kalah menghibur, (cuci mata nggak harus beli, kok).

2. Janjian Ketemuan Bareng Rekan Kerja Diluar Jam Kantor

Kalau selama ini hubungan kita dengan rekan kerja bagai air dan minyak, mungkin juga disebabkan oleh situasi kantor yang selalu tegang. Sesekali, kenapa nggak hang ouf bareng mereka supaya lebih akrab, misalnya seru-seruan berkaraoke. Kalau tambah kenal ‘luar-dalam’, bukan mustahil hubungan kerja pun jadi harmonis. Bonusnya, kita memupuk teamworkyang lebih solid, deh….

3. Mencoba Transportasi Umum Keliling Kota

Memilih kendaraan umum untuk sarana transportasi pulang-pergi ngantor, sih, biasa. Makanya, coba naiki angkot, bus, atau kereta yang kita tumpangi setiap hari tadi saat weekend. Pasti terasa beda karena kita nggak diburu waktu dan jalanan pun relatif sepi. Ikuti terus sampai rute terakhirnya, siapa tahu ada tempat seru yang belum pernah kita datangi.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *