Waspada Leukimia pada Anak

Leukimia adalah suatu penyakit yang sangat ganas, penyakit ini merupakan penyakin kanker pada darah. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja mulai dari anak kecil sampai orang tua baik wanita maupun laki-laki. Keberadaan penyakit ini sangat tidak diharapkan oleh setiap manusia. Sel ganas penyakit ini berasal dari sumsum tulang dan ditandai dengan adanya proliferasi sel-sel darah putih sehingga terjadi produksi sel-sel darah putih yang abnormal. Penyakit ganas ini sangat memerlukan perhatian yang sangat besar,karena keganasanny penyakit ini merupakan keganasan yang terbanyak pada anak. Keganasan ini mencapai 30-40% dari keganasan yang ada pada anak di seluruh dunia.

Sepanjang waktu penyakit kanker merupakan penyakit yang masih sangat menakutkan bagi masyarakat luas. Apalagi bila penyakit ini menyerang pada anak, maka masa depat anak menjadi terancam. Penangan penyakit ini menjadi lambat karena kurangnya pengetahuan masyarakan tentang penyakit ganas ini,cara pengobatan yang tepat untuk penyakit ini serta keadaan perekonomian masyarakat yang tidak baik sehingga mengakibatkan masyarakat terlambat berobat ke rumah sakit dan mendapatkan penangan yang tepat dari dokter.

Sebenarnya sama seperti kanker lainnya penyakit kanker pada anak ini masih bisa disembuhkan selama dari sejak dini dan masih satadium awal penyakit ini sudah dideteksi. Meskipun demikian sampai sekarang belum bisa diketahui penyebab kanker pada anak ini. Para pakar meneliti adanya suatu cacat dalam sel atau kerusakan dari sejak bayi dalam kandungan sudah terjadi sesuatu cacat geneti dan seterusnya setelah lahir dan terkena faktor lingkungan terjadi suatu perkembangan sel-sel darah putih yang tidak bisa dikendalikan dimana sel-sel darah putih ini dalam jumlah besar akan merusak sel darah merah sehingga berakibat menimbulkan kanker yang bersifat ganas ini.

Adapun ciri-ciri umum anak yang menderita leukimia adalah anak tampak pucat, lesu dan lemah, terjadi demam yang tidak jelas munculnya, perdarahan abnormal dengan ditandai munculnya biru-biru dan bintik merah di kulit, nyeri pada tulang dan kelenjar getah bening yang bengkak dan perut bengkak atau terasa keras saat diraba. Penyakit ini sungguh sangat menyiksa anak. Pencegahan awal yang sangat disarankan adalah pemberian ASI eksklusif bisa mencapai 20-30 % dan jauhkan anak dari keramaian, sebaikan orang tua lebih waspada pada anak karena kebanyakan anak jarang mengeluh dan kurang tidak bisa merasakan gejala-gejala awal dari penyakit kanker.

Jika anak mengalami perubahan yang aneh sesegera mungkin langsung diperiksakan ke dokter agar cepat diketahui apakah anak menderita kanker atau tidak. Jika ternyata terkena kanker, maka pilih penanganan yang tepat. Penanganan ini bisa meliputi penanganan secara kuratif dan suportif.
Penanganan kuratif atau spesifik adalah penangan yang bertujuan menyembuhkan seorang penderita. Strategi umum kemoterapi leukemia akut meliputi induksi remisi, intensifikasi (profilaksi susunan saraf pusat) dan lanjutan.
Penanganan suportif adalah penanganan pada penyakit lain yang menyertai leukemia, komplikasi dan tindakan yang mendukung penyembuhan, termasuk perawatan psikologi. Perawatan suportif tersebut antara lain transfusi darah (trombosit), pemberian antibiotik pada infeksi( sepsis), obat anti jamur, pemberian nutrisi yang baik dan pendekatan aspek psikososial.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *