Cara mempunyai anak kembar

Banyak pasangan suami-istri yang menginginkan mempunyai anak kembar. Hal ini disebabkan mempunyai anak kembar merupakan hal yang sulit. Tapi ada cara yang dapat mempunyai anak kembar. Mempunyai momongan satu dapat membahagiakan kita. Apalagi mempunyai anak kembar, pasti akan lebih bahagia lagi. Walaupun terkadang repot atau susah untuk mendidiknya.

Menurut penelitian ada cara yang dapat untuk mempunyai anak kembar. Dan faktor terbesarnya untuk mendapatkannya itu adalah faktor kebruntungan. Tak sedikit kasus kelahiran kembar yang justru menggambarkan kriteria umum, serta tak dapat diketahui penyebabnya. Kembar identik (monozigot twin) yang banyak terjadi pun, hingga kini penyebabnya masih misterius. Tak ada yang bisa meramalkan, kapan dan bagaimana sebuah sel telur akan memecahkan diri menjadi dua janin.

Mungkin cara dibawah ini dapat membantu anda untuk merencanakan mempunyai momongan kembar :

1. Histori keluarga
Apabila pada keluarga anda ada salah satu yang dapat mempunyai anak kembar mungkin anda juga dapat mempunyai keturunan kembar juga. Karena faktor gen yang sama dengan keluarga anda dapat membantu atau faktor keturunan pula.

2. Kegemukan
Dalam penelitian dimuat di American College of Obstetrics and Gynecology. Dengan naiknya kasus obesitas menunjukkan hubungan yang erat antara kecenderungan kelahiran kembar. Pada penelitian, ibu dengan Body Mass Index (BMI) lebih atau disebut gemuk dari 30, berpeluang mengandung anak kembar. Tapi statistik ini hanya berlaku bagi pasangan dengan sejarah keluarga kelahiran kembar.

3. Konsumsi umbi-umbian dan susu
Hasil penelitian di Amerika Serikat, membuktikan bahwa jenis umbi-umbian, seperti ubi, kentang dan susu dapat meningkatkan ovulasi pada sel telur sehingga membuka kemungkinan seseorang mendapatkan anak kembar. Salah satu buktinya, etnis Yoruba di Afrika Barat yang penduduknya sebagian besar mengkonsumsi umbi-umbian, terkenal sebagai negara dengan kelahiran kembar tertinggi di dunia. Diyakini bahwa umbi-umbian memiliki zat kimia yang memicu terjadinya hiperovulasi. Sedangkan penelitian di tahun 2006 lalu memberitahukan, wanita yang mengkonsumsi banyak susu cenderung dapat memiliki kemungkinan besar untuk mengandung anak kembar.

4. Hamil saat masih menyusui
Banyak yang beranggapan saat seorang wanita menyusui tidak dapat hamil. Tetapi proses laktasi saat menyusui menjaga ibu tetap berovulasi dan dapat mengalami menstruasi. Hal ini dapat membantu untuk mempunyai anak kembar.

5. Sering melahirkan
Semakin banyak anda melahirkan seorang anak kemungkinan dapat mengalami kehamilan kembar juga semakin besar. Namun hal ini tak ada yang bisa memastikan pada kehamilan ke berapa yang akan terjadi kehamilan kembar.

6. Hamil di usia tua
Wanita yang hamil dalam usia tua dapat memiliki kemungkinan untuk melahirkan bayi kembar. Sebab dalam usia tersebut diperkirakan produktivitas ovulasi akan tinggi seiring usia biologis yang juga bergerak cepat. Sekitar 17% wanita yang hamil di atas 45 tahun, berpeluang mengandung anak kembar. Sayangnya, semua tahu mengandung di usia tua sangat berisiko, dari keguguran hingga meningkatnya kadar gula selama hamil.

7. Fertilitas
Pada jaman modern seperti sekarang, Program teknologi reproduksi sudah demikian pesat. Dengan menyuntikan hormon tertentu dan melakukan terapi fertilitas, seorang wanita dimungkinkan melahirkan bayi kembar.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *