Home » Cara Menghemat Belanja Bulanan

Cara Menghemat Belanja Bulanan




Saat ini, kita sedang menghadapi kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan–jika kita tidak mau menyebut sedang dalam kondisi buruk. Harga-harga barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan dari mulai BBM, beras, gas, tarif dasar listrik, transportasi, dll. Belum lagi nilai tukar rupiah terhadap dollar yang terus melemah serta pertumbuhan ekonomi yang cenderung melambat. Bahkan, banyak perusahaan-perusahaan yang melakukan pengurangan karyawan. Karena kondisi seperti ini, mau tidak mau kita harus menghemat belanja bulanan.

cara menghemat belanja bulanan

Akibat kenaikan harga-harga kebutuhan pokok tadi, pos-pos pengeluaran membengkak.  Pos-pos pengeluaran yang mengalami kenaikan cukup serius yang mudah kita amati antara lain transportasi dan makanan. Sebagai contoh, kenaikan BBM dari 6.500 ke 7.400 menyebabkan biaya transportasi untuk kendaraan pribadi naik sebesar 14%.

Artinya, jika sebelumnya pengeluaran untuk bensin sebesar 250.000/bulan, sekarang naik menjadi 300.000/bulan. Bahkan untuk transportasi umum, kenaikannya bisa jadi lebih besar. Misalnya, tarif angkot yang biasanya 3.000, sekarang naik menjadi 3.500 (naik sebesar 17%). Untuk pos makanan, besarnya juga cukup lumayan. Saat ini, jarang bisa kita jumpai harga makanan di bawah 10.000. Sebagai contoh, harga sebungkus nasi padang untuk makan siang saat ini ada di kisaran 12.000 hingga 17.000.

Menyikapi berbagai kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan tadi, banyak ahli ekonomi dan keuangan yang menyerukan hidup hemat. Sebenarnya, sah-sah saja anjuran hidup hemat saat menghadapi kondisi ekonomi yang sulit. Namun sejatinya, hidup hemat tidak hanya dilakukan pada kondisi ekonomi yang sulit, tetapi juga harus dilakukan meski dalam kondisi ekonomi yang baik. Dalam Islam, Al-Quran menganjurkan agar kita tidak boros atau berlebih-lebihan. Dalam surat Al-A’raf 31, Allah swt berfirman,

“Makan dan minumlah dan jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS Al-A’raf: 31)

Bagaimana cara menghemat belanja bulanan? Beberapa tips sederhana berikut bisa kamu coba praktikkan untuk menghemat pengeluaran bulanan yaitu sebagai berikut:

1. Berhenti Merokok Sebelum Terlambat

Di dunia ini, ada dua jenis orang yang tidak bisa dinasehati, yaitu orang yang sedang jatuh cinta dan para perokok. Perokok, meskipun di kemasan rokok yang mereka konsumsi terdapat nasehat bahkan ancaman bahwa merokok merampas kesehatan, tetap saja sulit meninggalkan kebiasaan merokok. Bagi Anda berkomitmen ingin hidup hemat, berhentilah merokok dari sekarang. Jika Anda biasa merokok sebungkus sehari seharga 15.000, Anda bisa berhemat 450.000 sebulan atau 13,5 juta setahun! Di Yogyakarta, ada seorang bapak yang berprofesi sebagai PNS, berhenti merokok dan menabung uang rokoknya. Setelah beberapa tahun, ia kaget bahwa ternyata tabungannya telah lebih dari 30 juta, jumlah yang cukup untuk umroh atau naik haji. Dengan merokok, selain bisa berhemat, hidup Anda jadi lebih sehat.

2. Gak Usah Malu, Bawa Bekal Makan Siang Ke Kantor

Cara ini cukup mudah, terutama buat keluarga dimana sang istri menjadi ibu rumah tangga atau memiliki asisten rumah tangga. Sebelum suami Anda berangkat ke kantor, siapkanlah bekal makan siang. Selain higienitasnya terjamin, membawa makan siang ke kantor bisa menghemat pengeluaran uang makan cukup signifikan. Sebagai contoh, nasi dengan sepotong ayam goreng atau sepotong daging rendang yang dibawah dari rumah, jauh lebih murah ketimbang membelinya di warung makan.

3. Pilih dan Gunakan Alat Transportasi Yang Tepat

Saya tidak mengatakan angkutan umum lebih murah dari kendaraan pribadi, atau pun sebaliknya. Transportasi yang tepat yaitu transportasi yang relatif murah tetapi nyaman. Dalam memilih transportasi ke kantor, kita membutuhkan perhitungan yang cermat antara biaya dan tingkat kenyamanan. Jika jarak rumah Anda ke kantor kurang dari 5 km, gunakanlah sepeda: hemat dan sehat. Jika jarak rumah ke kantor sekitar 15 km, Anda bisa menggunakan sepeda motor. Dengan kecepatan 30 km/jam (kecepatan yang sangat normal), Anda cuma butuh waktu 30 menit untuk sampai ke kantor. Tapi jika jarak rumah ke kantor lebih dari 20 km, gunakanlah angkutan umum seperti kereta atau bus.

4. Hati-Hati Dengan Barang Branded atau Bermerk

Anda mungkin tergila-gila dengan baju, tas atau sepatu branded, dan itu sah-sah saja. Tapi, jika Anda berkomitmen ingin hidup hemat, cobalah untuk tidak menuruti nafsu Anda terhadap barang-barang tersebut. Saya punya kenalan seorang Country Manager sebuah perusahaan IT, tapi tetap bisa hidup hemat. Pada suatu kesempatan, beliau bercerita bahwa kemeja yang beliau pakai tidak dibeli di mal-mal atau boutik, tetapi di pasar tradisional. Bahkan, beliau sering mengajak anak-anaknya makan di warteg pada akhir pekan. Selain itu, barang “bermerek” yang Anda pakai mungkin bisa menunjukkan “kelas”, tapi tidak otomatis menunjukkan kualitas Anda, right? 😛

5. Manfaatkan Diskon, Jangan Dimanfaatin Sama Diskon

Aturan memanfaatkan diskon adalah: jangan membeli barang karena sedang ada diskon, tetapi carilah diskon untuk barang yang sudah direncanakan akan Anda beli. Perbedaannya sangat jelas. Yang pertama, keputusan Anda membeli dipengaruhi oleh diskon, misalnya saat jalan-jalan ke mall, Anda melihat sepatu sedang diskon 50+20% kemudian Anda membeli padahal Anda belum butuh sepatu baru. Sedangkan yang kedua, Anda sudah merencanakan akan membeli sepatu, kemudian pergi ke beberapa toko sepatu, membandingkan lalu membeli sepatu yang sedang ada diskon untuk mendapatkan harga terbaik.




Comments

Cara Menghemat Belanja Bulanan — 7 Comments

  1. Tipsnya oke banget, Mas. Aku juga beberapa kali beli barang branded. Bukan utk keliatan berkelas atau gimana sih. Tapi krn emang gak bisa dipungkiri ada brand-brand tertentu yg model produknya bagus banget sesuai seleraku dan kualitasnya beda sama yg lebih murah non branded.

Leave a Reply