Home » Resolusi 2015

Bulan Januari, beberapa hari kedepan akan segera habis berganti dengan bulan Februari. Sementara itu, saya baru nulis soal resolusi 2015. Semoga tulisan ini ngga BASI atau terlambat, karena menurut saya tidak ada kata terlambat dalam kebaikan, meski itu baru sekadar resolusi atau niat.. hehe

Baiklah, kali ini saya akan berbagi resolusi saya di tahun 2015. Perlu dicatat, tidak semua resolusi 2015 saya share di sini, melainkan hanya yang sifatnya tidak terlalu privat dan masih dalam batas relatif mudah untuk dicapai dengan media atau sarana yang ada pada saat sekarang.

Berikut adalah daftar resolusi 2015 yang ingin saya capai:

Khatam Quran 12 Kali

Alhamdulillah, saat ini Indonesia memiliki komunitas yang mengajak umat Islam agar gemar membaca Al-Quran, yang barangkali mungkin satu-satunya komunitas Al-Quran yang ada di dunia yang diikuti ribuan orang. Komunitas tersebut bernama One Day One Juz, yang beranggotakan 30 orang per group, dimana setiap anggota wajib membaca Al-Quran satu juz sehari. Dengan komunitas ini, khatam Al-Quran 12 kali dalam setahun adalah target yang cukup relevan.

Menghafal Ulang Juz 30

Sewaktu kecil, saya pernah mengalami mengaji Al-Quran dengan ustadz yang cukup keras dalam mendidik (bahasa sekarang mungkin dibilang killer), yang mana adalah paman saya sendiri. Tapi dengan didikan yang yang agak keras tersebut, pelajaran yang beliau sampaikan masih cukup membekas. Salah satu yang paling saya ingat adalah membaca dengan keras surat Al-Fatihah sampai dengan At-Takatsur, lalu diakhiri dengan doa belajar. Pada saat itulah kita diajari menghafal Al-Quran surat-surat dasar, yang akan sangat berguna saat kita menjalankan sholat, apalagi laki-laki sebagai seorang imam. Jangan sampai ketika kita diminta menjadi imam sholat, hanya bisa membaca Qulhu saja. Jujur saya akui, saya belum hafal sepenuhnya juz 30, dalam arti tidak ada yang nyelip atau dalam bahasa jawa disebut dengan keserimpet. Jika juz 30 sudah sangat nglotok, target berikutnya adalah menghafal juz-juz atau surat-surat yang lain.

Membaca 36 Buku

Secara teori dan praktek, membaca buku jauh lebih mudah dibandingkan dengan membaca Al-Quran. Untuk membaca buku kita hanya membutuhkan pemahaman, sedangkan membaca Al-Quran kita perlu membacanya dengan bersuara, sekaligus menyimak dengan baik, mengulang kembali jika melakukan kesalahan dari sisi makhraj dan tajwid, serta menyadari dan menghayati maknanya. Jika kita bisa membaca Harry Potter & The Deathly Hallows setebal 700 halaman dalam bahasa Inggris atau 1000an halaman versi Bahasa Indonesia dalam waktu seminggu, semestinya relevan membaca 3 judul buku yang rata-rata setebal 300 halaman. Buku-buku yang paling saya sukai saat ini adalah buku Ekonomi, Keuangan dan Bisnis, serta Teknologi Informasi. Untuk memantau resolusi saya yang satu ini, saya secara mengikuti 2015 Reading Challenges di Goodreads. Yuk ikutan!

2015 challenges

Menulis Sebuah Buku

Ini resolusi saya setiap tahun sejak 2012 yang belum pernah tuntas. Tidak ingin mengulang hal yang sama, saya menurunkan target dari menulis buku sebenar, dimana minimal harus 200 halaman dan mencari penerbit, diganti dengan menulis ebook kurang dari 100 halaman tanpa penerbit, alias akan dibagikan secara gratis di blog saya ini, insya Allah, jika ada yang berkenanan membacanya. Progress saat ini baru 17 halaman. Biar nggak dikira hoax, berikut saya screenshoot penampakannya. Cekidot gan!! 😀

sukses beli rumah dg kpr syariah

Skor TOEFL Di Atas 500

Bulan Januari, saya nekat mengikuti TOEFL prediction untuk menjajal kemampuan Bahasa Inggris, yang ternyata sesuai dengan ekspektasi saya, yaitu…. di bawah standar. Seandainya saya bilang saya pernah diterima di program pascasarjana UI sebanyak dua kali, susah untuk saya buktikan meskipun itu sebuah fakta, lah wong TOEFL saya ternyata di bawah 500. OMG! Dengan TOEFL di atas 500, kita memiliki banyak peluang dan kesempatan, entah itu untuk mencari beasiswa, melamar pekerjaan, ataupun persiapan menghadapi MEA seperti Mas Anang dan Mbak Ashanty.

20 Tulisan Di Blog

Kalau lagi mood, perjalanan ke kantor saja bisa menjadi tulisan, tapi giliran menulis untuk memenuhi target, susahnya minta ampun. Untuk itu, resolusi saya untuk blog ini cuma 20 tulisan, selebihnya anggap sedekah. 😀

Pengunjung Blog Tembus 10.000

Saya yakin tulisan saya tidak terlalu buruk, minimal ada dua orang yang bersedia membaca: saya dan istri saya yang cantik dan baik hati.. <3. Target saya tahun 2015 ini, saya ingin blog saya dibaca minimal 10.000 kali dalam setahun berdasarkan data tahun 2014 yang mendapat 5.000 kunjungan, atau rerata 30 kunjungan sehari, yang sementara ini bisa dikatakan….. masih sulit.

Berolah Raga 15 Kali

Awal tahun 2015, saya harus bed rest selama seminggu penuh gara-gara penyakit typus (sumpah saya masih bingung ejaan penyakit ‘tipes’ yang benar, apakah itu typus, tyfus, thyphus, atau tips), dan semoga tidak ada sakit lebih dari seminggu lagi. Satu-satunya yang paling saya duga sebagai penyebab adalah kurangnya olah raga. Terakhir kali olah raga adalah 3 atau 4 bulan yang lalu, yaitu senam di depan gerbang Pesona Darussalam, dengan instruktur Mas Eko.

Itu saja resolusi saya tahun 2015, yang bisa saya share. Semoga tahun 2015 ini semua mimpi dan harapan kita menjadi kenyataan.

Salam


Comments

Resolusi 2015 — 2 Comments

Leave a Reply